Up Grading BEM FMIPA Kabinet Sahabat Sinergi

Diminggu pagi ketika sebagian orang memilih untuk tetap bertahan didalam selimutnya yang hangat, namun berbeda cerita dengan anak-anak BEM FMIPA 2013 yang hari ini ceritanya mau upgrading.

up grading dimulai dengan sarapan pagi dan perkenalan semua anggota. maklum dengan jumlah anggota yang banyak dan terbentuknya baru sekitar satu bulan cukup susah untuk mengingat nama semua anggota.

69599_4534121479433_2010210155_n (1)

persiapan sebelum up gradinng

lanjut, sesudah itu kita berbaris di parkiran FMIPA, setelah dibagi menjadi delapan kelompok tugas pertamanya adalah buat jargon dan yel yel. yah saya masuk kelompok yang menamai dirinya”sarung” i don’t know what the meaning. haha… jadilah yel-yel ala anak alay dahsyat “ye ye la la ye ye la la” begitu seterusnya. -.-

setelah itu, saya baru tau kegunaan sarung yang udah dikasih dari awal sehingga kelompok saya menamai dirinya sarung. sarung tersebut berguna untuk menyarungi seluruh tubuh anggota kelompok dan dengan tubuh saling terikat sarung tersebut kita disuruh memasukkan sepatu dedalam gawang yang gawangnya sendiri terbuat dari kaki para ketua kelompok.

kelompok saya yang kelihatan dari luar macho cetar menbahana, ternyata hanya mampu memasukkan empat sepatu -.-. kelompok terbanyak adalah kelompok yang menamai dirinya macan. sehingga mereka berhak menentukan empat kelompok yang melaju ke pos berikutnya. kelompok saya masuk kedalam empat kelompok yang dipilih tersebut.

yak, keempat kelompok tersebut macan,bunga,sarung,kecease harus menuju pos yang berada di belakang asrama pinus. jarak yang cukup jauh —” sesampai disana disambut oleh panitia-panitia yang merupakan anggota BEM FMIPA 2012 ada ka iif, ka puji, dan ka ima. disana setiap kelompok wajib melewati rintangan tali dengan mata tertutup jika tali tersentuh maka siraman tepung akan menghujani tubuh. cukup susah melewatinya jongkok, merayap, guling-gulingan #lebay tapi tetep aja nyentuh tali dan tidak ada satu kelompok pun yang sampai finish. karena kelamaan ga nyampe-nyampe kita pun diusir ke pos selanjutnya.

pos selanjutnya ada di daerah cikabayan, disana genangan lumpur telah menanti untuk disebrangi. yak benar saja tantangannya adalah kita harus melewati genangan air lumpur setinggi dada orang dewasa dan membawa tas tanpa membuat tas tersebut basah. tidak ada halangan berarti bagi kami untuk menyelesaikan tantangan ini hanya beberapa sepatu menjadi korban keganasan lumpur cikabayan.

18108_4534992061197_666948115_n

canda tawa di sungai cikabayan

setelah mandi lumpur kita disuguhi dinginnya air sungai cikabayan. riuh canda tawa menggema di sungai cikabayan. biasa masa kecil kurang bahagia berenang kesana-kemari, lempar-lemparan air, sampe-sampe bambu yang harusnya menjadi alat bantu untuk permainan selajutnya hanyut dibawa derasnya sungai cikabayan. benar-benar autis -.-

karena bambu yang harusnya menjadi alat bantu permainan hanyut jadi permainan mengisi air hancur berantakan. bambu yang harusnya tempat penampungan diganti menjadi sepatu. what the? diisi sampe dramaga jadi kota juga ga bakal penuh-penuh tu sepatu. hahaha…

64781_4538427907091_2065709591_n

makan siaang :D

habis basah-basahan kita evaluasi yang intinya kita adalah satu keluarga bagaimana FMIPA kedepannya ada ditangan kita. setelah evaluasi kita makan siaang :D dan pulaaaang. yey siap-siap nyuci baju sama sepatu yang berubah warna jadi coklat. :3

KOMINFO @bemgipb

garfield

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!